teras bali pekalongan Pelatih PSIM puji semangat juang timnya saat hadapi Semen Padang
Jakarta (ANTARA) - Pelatih PSIM Yogyakarta Jean-Paul van Gastel memuji semangat juang timnya saat berhasil membawa pulang satu poin dari Stadion H. Agus Salim,teras bali pekalongan Padang, kandang Semen Padang, dengan skor 0-0 pada laga pekan ke-24 BRI Super League 2025/2026, Rabu.
Hal ini dikatakan Van Gastel setelah timnya sudah kehilangan satu pemain, Fahreza Sudin, pada menit ke-38 karena kartu merah akibat melanggar Samuel Christianson Simanjuntak..
“Dan saya mengagumi tim saya atas semangat juang yang kita tunjukkan. Jadi kita tidak hanya bisa bermain cukup baik, tetapi kita juga punya semangat juang,” kata Van Gastel, dikutip dari laman resmi PSIM, Kamis.
Baca juga: PSIM waspadai motivasi tinggi Semen Padang
Semangat juang yang ditunjukkan timnya ini dengan keberhasilan meraih satu poin, kata Van Gastel, terasa seperti “sebuah kemenangan”.
“Kita sudah menunjukkannya di pertandingan melawan Bali dan Biak dan semua pertandingan di mana kita tertinggal satu, dua, atau bahkan tiga gol. Jadi, saya rasa bagi kami ini terasa sedikit seperti, sebuah kemenangan,” kata pelatih asal Belanda tersebut.
Mengomentari jalannya laga ini, Van Gastel melihat permainan berjalan seimbang saat awal laga. Namun, ia kemudian perubahan taktik timnya pasca insiden kartu merah.
“Saya rasa sampai terjadinya kartu merah, permainannya seimbang. Jika Anda mendapat kartu merah maka, jalannya pertandingan berubah,” kata Van Gastel.
Baca juga: Semen Padang tahan imbang 10 pemain PSIM Yogyakarta
“Kami mencoba untuk menutup ruang karena kita kalah jumlah satu pemain. Jadi Anda mencoba untuk membuat blok pertahanan rendah,” tambah dia.
Senada dengan pelatih, Riyatno Abiyoso, winger andalan Laskar Mataram memberi penghargaan kepada rekan satu timnya yang berhasil menuntaskan laga malam ini dengan baik.
“Apresiasi juga untuk semua rekan atas perjuangan maksimal mempertahankan poin malam ini. Kita patut bersyukur bisa mendapat poin di kandang lawan,” ucap dia.
Tambahan satu poin ini membuat PSIM mengoleksi 38 poin di posisi delapan, sementara di sisi lain satu poin yang didapatkan Kabau Sirah membuat mereka keluar dari posisi juru kunci klasemen.
Baca juga: Gagal bungkam PSIM Yogyakarta, Semen Padang pecat Dejan Antonic
Pewarta: Zaro Ezza Syachniar
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026
(责任编辑:ekonomi)
- ·Nova Arianto selaraskan filosofi timnas U
- ·Hodak: Seluruh pemain Persib siap tampil hadapi Persik
- ·Borneo tekuk Arema 3
- ·Rusia rancang resolusi DK PBB demi dorong gencatan senjata di Timteng
- ·Pelatih Persib: Laga lawan Persebaya akan berlangsung sengit
- ·Prabowo pastikan ketersediaan pangan aman di tengah krisis global
- ·Jordy Wehrmann ingin Madura United segera putus tren negatif
- ·Bojan Hodak tegaskan persaingan meraih juara akan sengit hingga akhir
- ·Thom Haye ingin Persib manfaatkan pengalaman dari pertemuan pertama
- ·Prabowo sebut sikap non
- ·Indonesia menghuni Grup A di Piala AFF U17 2026 bersama Vietnam
- ·Akhiri perjuangan di AFF Futsal 2026, Indonesia huni peringkat empat
- ·Persik Kediri yakin bisa bobol gawang Persib di GBLA
- ·Rizky Ridho sayangkan Persija kembali buang poin di kandang
- ·Hendri Susilo: Kami optimistis raih poin di kandang Madura United
- ·OKI kecam peningkatan kekerasan oleh pemukim Israel di Tepi Barat
- ·Bahlil akan beri insentif konversi motor bensin jadi listrik
- ·PSIM kembali menang, Van Gastel masih beri catatan evaluasi
- ·Thom Haye ingin Persib manfaatkan pengalaman dari pertemuan pertama
- ·TVRI: Siaran Piala Dunia 2026 punya efek candu seperti "dracin"













